Bab 44

Lexie menatapku tajam. “Mau ngomongin apa?” tanyanya, suara penuh ketidakpercayaan. “Jangan bilang ini yang lagi aku pikirin.”

Aku menarik napas dalam-dalam. Aku tahu di kepala Lexie pasti berputar seribu pertanyaan. Terakhir kali kami bicara, aku bilang betapa aku membenci Luca.

“Aku boleh jelasi...

Masuk dan lanjutkan membaca