Bab 668 Meridian Terbuka dan Pusat Energi Batin

Begitu Alya berbicara, Rangga menggertakkan giginya menahan sakit, wajahnya meringis saat ia berhasil memaksakan beberapa patah kata, "Jahat? Di mana... di mana jahatnya? Ini kan naluri, ini... eh, tunggu sebentar."

"Ada apa? Tahan, Rangga! Kata Dewa Pedang, kalau kamu berhenti sekarang, kamu tidak...

Masuk dan lanjutkan membaca