Bab 212

Wajah Siska tampak dingin dan kaku saat menjawab. "Baik, aku mengerti."

Tanpa basa-basi lagi, Siska berbalik dan pergi. Namun, bukannya pulang ke Vila Cempaka, dia malah memutar setir mobilnya dan melaju lurus menuju rumah Maya.

Sebenarnya, saat Maya memutuskan untuk menetap di kawasan elit Bukit...

Masuk dan lanjutkan membaca