Bab 274

"Tebakanku benar, kan, Mas Rayhan? Kamu itu selama ini selalu merasa jadi orang penting, nggak pernah ada yang berani melawan kamu. Sekarang, begitu aku berani membantah, kamu langsung gelagapan sampai nggak bisa ngomong, kan?"

Rayhan menghela napas panjang, merasa tak berdaya. Amarah Mega begitu ...

Masuk dan lanjutkan membaca