Bab 205 Musuh Sejati

Aku berhenti melawan, dan nada suara Edward mendadak jauh lebih lembut.

“Diana,” katanya, “kamu lupa ya dulu David sering ngerjain kamu waktu kita masih kecil?”

Ucapannya langsung menyeretku kembali ke masa kanak-kanak. Edward memang benar; David dan geng bocah bandelnya dulu sering bikin hidupku ...

Masuk dan lanjutkan membaca