Bab 242 Mengganti Fiona

Aku menatapnya, mata membelalak, benar-benar tak siap. “Maksud kamu apa?”

Fiona tiba-tiba seperti mendapat pencerahan. Ia menutup mulut dengan tangannya, lalu tertawa pendek—jernih, tapi entah kenapa terdengar agak menyeramkan. “Aduh, bodohnya aku, lupa bilang. Aku punya rencana yang ‘brilian’. Bes...

Masuk dan lanjutkan membaca