Bab 426: Nilai Berbeda

Tepat ketika kami nyaris tenggelam oleh tumpukan pekerjaan, Jeffrey muncul.

Dia melenggang masuk ke ruang kerjaku, sepatu mengilapnya berketuk tegas di lantai. Senyum hangat menggantung di bibirnya, dan tiap langkahnya seperti berteriak: percaya diri.

Aku mendengar suaranya dan mendongak dari gunu...

Masuk dan lanjutkan membaca