Bab 44 Gelombang Cinta

Air mataku kembali menggenang, emosi menghantamku bertubi-tubi seperti gelombang pasang yang menggulung tanpa ampun. Aku melirik Edward, berharap ada sedikit pegangan, sedikit hangat. Namun tatapannya tetap kosong, datar. Aku sudah hafal: makin tenang matanya, makin beringas badai di dalam dirinya. ...

Masuk dan lanjutkan membaca