Bab 444: Paranoia

“Aku tanda tangan.”

Aku menepis tangan Fiona, mantap. Begitu ujung pena menyentuh kertas, jantungku berdentam seperti genderang.

Di belakangku, bunyi sepatu dinas polisi menggesek lantai menandai pergantian jaga. Seorang polisi muda berbisik, “Ibu ini nekat juga… nggak ada keluarga, tapi berani am...

Masuk dan lanjutkan membaca