Bab 454 Lucas Kembali

Ketegangan di ruang rawat itu akhirnya mereda setelah pria berbaju hitam pergi. Aku mengembuskan napas lega, lalu ambruk ke kursi di samping ranjang. Telapak tanganku yang berkeringat kuusap ke sweater kasmirku, meringis ketika kain yang robek menyeret kulitku yang perih.

“Hati-hati.”

Lila berjong...

Masuk dan lanjutkan membaca