Bab 484: Putusan

Palu hakim menghantam meja dengan keras, suaranya menggema di ruang sidang yang sunyi, seperti pukulan yang menimpa dada semua orang.

“Sidang tertib!”

Hakim menyapu seisi ruangan, tatapannya tegas dan dingin.

“Terdakwa, Nicholas, secara sukarela menyatakan bersalah dan tidak membantah dakwaan jak...

Masuk dan lanjutkan membaca