179

Hari-hari berlalu samar.

Kelompok itu bergerak seperti kabut setelah perang—lambat, tak menentu, tapi masih bernafas. Penyembuh berbisik di antara tenda-tenda. Pengintai membawa laporan sunyi. Prajurit berlatih lebih karena kebiasaan daripada tujuan. Tak ada yang berani berbicara keras di dekat rua...

Masuk dan lanjutkan membaca