Bab 127

Di luar pintu, suara langkah Benjamin makin lama makin sayup.

Dia benar-benar pergi juga.

Ketegangan yang sejak tadi menjerat saraf Santi perlahan kendur, diganti gelombang lelah yang datang menimpa tanpa ampun.

Tubuhnya serasa kehilangan tenaga. Ia masuk ke kamar mandi, menadahi air dingin deng...

Masuk dan lanjutkan membaca