Bab 143

Di dalam rumah sakit.

Bau tajam disinfektan menusuk hidungnya.

Bima duduk di bangku ruang IGD. Luka di kaki kanannya sudah diobati dan diperban, tapi rasa sakit fisiknya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kepedihan yang menyayat hatinya.

Ia menepis formulir rawat inap dari dokter, menyeret...

Masuk dan lanjutkan membaca