Bab 17

“Phoenix?” Otak Alya mendadak kosong beberapa detik.

Itu salah satu nama samaran yang pernah ia pakai, tapi yang tahu cuma segelintir orang.

Dan di antara mereka, tak ada satu pun yang bakal meneleponnya seblak-blaknya itu.

“Salah sambung,” jawab Alya datar, tanpa setitik emosi. Ia bahkan tak mem...

Masuk dan lanjutkan membaca