Bab 179

Citra berdiri di dekat jendela. Embusan angin dingin yang menerobos masuk membuat pipinya mati rasa, sedikit mendinginkan isi kepalanya yang sedang kacau balau.

Namun, sensasi ciuman di bibirnya itu masih terasa panas membakar.

Rasa malu dan amarah berpadu menjadi jaring yang mencekik, memerangka...

Masuk dan lanjutkan membaca