Bab 20

Sari mendengar ancaman yang berlumur darah itu dan, entah kenapa, kebencian serta amarah yang tadi mengamuk di dadanya malah seperti surut begitu saja.

Ia menatap wajah di hadapannya—tampan, tapi terpelintir oleh murka—melihat bibir pria itu bergetar halus menahan emosi, dan tiba-tiba semuanya tera...

Masuk dan lanjutkan membaca