Bab 212

Setelah mengurus pesan-pesan di ponselnya, Citra memasukkan benda itu kembali ke dalam tas. Ia sudah muak melihat layarnya.

"Ayo, kita pulang dan merayakannya." Bima berdiri, lalu mengambil mantel yang tadi ia sampirkan di bahu Citra.

"Aku masih ada urusan, jadi nggak bisa ikut kalian." Dimas iku...

Masuk dan lanjutkan membaca