Bab 24

Begitu nama Alya disebut, seluruh raut kesedihan seketika lenyap dari wajah Safira.

"Bima." Perempuan itu mendongak. Di balik tatapannya yang kosong, tiba-tiba muncul sorot iba yang mencekam. "Gimana kalau suatu hari nanti kamu sadar kalau Alya kesayanganmu itu—kalau semua kepolosan dan kebaikanny...

Masuk dan lanjutkan membaca