Bab 30

Sesaat ruangan itu sunyi, lalu amarah yang meledak-ledak menyapu habis sisa nalar Olivia.

Ia menekap pipinya yang terasa panas membakar, menatap perempuan di depannya seolah ingin menancapkan belati. Matanya penuh bisa.

“Sofia! Dasar perempuan sinting! Sekalipun kamu balik dari kubur, emangnya nga...

Masuk dan lanjutkan membaca