Bab 81

Pintu ruang privat itu tertutup rapat.

Rangga menatap pintu yang masih menutup, lalu menoleh ke wajah Alya yang datar tanpa ekspresi. Wajahnya sendiri penuh rasa kikuk dan sebal.

Ia menggaruk rambut, lalu bicara hati-hati. “Al, jangan dimasukin hati.”

“Bima itu emang temperamen, sebenernya dia…”

...

Masuk dan lanjutkan membaca