Bab 152: Temukan dan Ambil

Alya menggeleng pelan dan tak mengucapkan sepatah kata pun lagi.

Rangga tak ingat bagaimana kakinya melangkah keluar dari rumah sakit. Ia hanya merasa rongga mulutnya perih, seakan penuh dengan sayatan silet.

Saat ia menatap bayangannya yang kusut di kaca spion tengah, keheningan di dalam mobil te...

Masuk dan lanjutkan membaca