Bab 13: Pikiran tak terucapkan

Keesokan paginya, Thalia masuk ke kamarku dengan mata berbinar dan semangat yang menggebu-gebu. "Waktunya untuk perjalanan belanja yang sudah aku janjikan," katanya tanpa meminta izin masuk.

Aku berkedip, setengah tertidur tapi cukup terjaga untuk menangkap kartu hitam kecil yang dipegangnya di ant...

Masuk dan lanjutkan membaca