Bab 139: Riak

Perlahan-lahan, sebuah riak yang menenangkan menyebar seperti fajar yang merekah. Aku terbangun, dan betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa tanganku memancarkan cahaya lembut yang berkilauan. Cahaya hangat itu konstan dan menenangkan, denyut yang bisa dirasakan. Aku tetap diam di sana, tidak ...

Masuk dan lanjutkan membaca