Bab 146: Benang cahaya

Aku terbangun dengan senyum lembut dan hati yang ringan pagi itu. Nyanyian fajar yang lembut mengalun melalui lorong-lorong rumah besar, sementara sinar matahari mengalir seperti emas cair di atas lantai batu yang dingin. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, kepalaku bebas dari beban tugas...

Masuk dan lanjutkan membaca