Bab 9: Kesempatan Kedua

Aku terbangun dengan aroma samar semir kayu dan sinar matahari, mataku terbuka perlahan ke pemandangan yang terasa asing. Aku berada di sel tahanan, jauh dari penjara kotor dan lembap yang pernah aku kenal. Dindingnya halus dan mengkilap, lantainya bersih; sebuah jendela kecil dengan jeruji tinggi d...

Masuk dan lanjutkan membaca