PASAL 42

Sepanjang makan malam, Darius terus saja menatapku. Sementara aku? Diam. Seolah-olah kalau aku membuka mulut, benteng yang susah payah kubangun bakal runtuh begitu saja.

“Kapan kamu harus balik kerja?” tanyaku akhirnya, suaraku datar.

“Dad sama Grayson yang urus semuanya minggu ini. Minggu depan a...

Masuk dan lanjutkan membaca