BAB SEMBILAN PULUH EMPAT

Perjalanan ke apartemen Ashley terasa seperti kabut.

Aku nyaris tak ingat belokan mana yang kuambil, lampu merah yang kulewati, atau hiruk-pikuk kota yang mengitari mobilku. Tanganku mencengkeram setir seperti itu satu-satunya pegangan hidup—buku-buku jariku memutih, tegang—seolah kalau aku melepas...

Masuk dan lanjutkan membaca