Bab 226 - Membayar Harga

Lucian

Dunia menjadi gelap saat aku melangkah ke tanah ritual. Penuh dengan abu. Udara terasa tebal, lebih dingin, seolah-olah tanah itu sendiri menghembuskan kematian.

Kemudian aku mendengarnya.

"Selamat datang kembali, Nak."

Dadaku terasa sesak. Suara itu... Suara Marcus. Suara ayahku.

Aku te...

Masuk dan lanjutkan membaca