Bab 87

Pintu itu menjerit saat didobrak, engselnya seperti protes, suaranya terlalu keras di tengah pekatnya sunyi malam—tapi sekarang sudah tak penting.

Begitu celahnya menganga, bau itu menghantamku seperti tembok…

Darah. Keringat.

Dia!

Dia ada di sini!

Sialan, akhirnya!

Aku menerjang masuk lebih d...

Masuk dan lanjutkan membaca