Aku tidak bermaksud

Aku tersenyum pada Armadillo begitu aku mendekatinya di pojok jalan. Senyumku belum sempat tuntas, raut wajahnya sudah runtuh saat ia menatap wajahku, lalu mengembuskan napas panjang sambil memasukkan kedua tangan ke saku.

“Kalian berdua baikan, ya?” tanyanya. Seketika aku merasa seperti sampah.

“...

Masuk dan lanjutkan membaca