BAB 118: PANGGIL AKU PESIMIS

Setelah sarapan, kami berkumpul di aula seperti biasa.

Kalian mungkin berpikir aku mengidap kusta dengan cara para gadis menjauh dariku dan mencibir. Tapi aku tidak peduli.

Hanya ada dua pendapat yang penting, yaitu Eliza dan Lara, dan aku terlalu sibuk memikirkan percakapan sulit yang harus dihad...

Masuk dan lanjutkan membaca