BAB 128: PENGEMBANGAN KARAKTER

Tawa cekikikan yang meledak-ledak menyambutku begitu pintu apartemen kubuka.

“Udah, stop!” Louise melengking. “Sumpah, gue bisa ngompol!”

“Ya ngaku dong!” suara lain menyahut, rendah dan hangat—Malik.

Koperku berderak bising di belakang saat kututup pintu dan masuk, tapi mereka terlalu sibuk gula...

Masuk dan lanjutkan membaca