Bab 108

Dia memiringkan kepala ke arahnya, lalu cuma mengangkat tangan dan menunjuknya dengan alis terangkat.

“Setiap cewek butuh peri wali, dan aku peri walimu,” katanya sambil mengedip. Dia mendengus.

“Kamu minum obat gila lagi, ya? Ngapain kamu jadi tim periasanku hari ini?”

“Karena aku yang paling ja...

Masuk dan lanjutkan membaca