Bab 81

Cahaya dari jendela membangunkannya dari mimpi. Dia meregangkan tubuh lalu mengusap kantuk dari matanya.

"Pagi, Sayang," gumam Benjamin.

"Pagi," jawabnya sambil mengangkat kepalanya dari lengan Benjamin. Benjamin mulai merapikan rambutnya. Saat dia memperhatikannya, dia bisa melihat pikiran Benjamin...

Masuk dan lanjutkan membaca