140. SEBASTIAN H. (POV)

Kalimat itu menggantung di antara kami—seperti percikan api di ruangan gelap yang ada di pikiranku. Dan sejenak, tidak ada musik, tidak ada suara, tidak ada wangi parfum yang mencekik di udara... Hanya suara darahku sendiri yang berdetak di telingaku.

Aku menatap Evelyn, dan sesuatu di dalam diriny...

Masuk dan lanjutkan membaca