Bab 739 Menjadi Pacarmu

Berdiri di belakang Rangga, dada Citra masih terasa sesak, sisa air mata yang mati-matian ditahannya pun belum sepenuhnya mengering. Namun, mendengar ucapan pria itu yang begitu tajam dan ceplas-ceplos, sudut bibirnya tanpa sadar sedikit terangkat.

"Kamu... bicara omong kosong apa barusan!"

Nyony...

Masuk dan lanjutkan membaca