56 Kesusahan 2

Berat kata-katanya menghantamku seperti kereta barang. Hamil. Sendirian. Ketakutan. Aku menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan badai yang berkecamuk di dalam diriku. Kemarahan mendidih tepat di bawah permukaan—bukan kepadanya, tapi kepada para bajingan yang telah melakukan ini. Aku tahu aku ...

Masuk dan lanjutkan membaca