Saudara yang serakah

Aku menghela napas. "Masalah biasa kita. Kamu tahu lah gimana."

Dia masih tampak ragu, tapi mengangguk.

"Baiklah. Jadi siapa yang perlu aku hubungi? Ibumu? Ayahmu?"

Aku menggeleng. "Nggak. Jangan. Keluargaku jauh. Nggak perlu bikin mereka panik dan buru-buru naik pesawat. Kamu satu-satunya temank...

Masuk dan lanjutkan membaca