Pindah Masuk

Aku bergegas ke arahnya dan merangkul bahunya. Dia lebih kurus dari yang kuingat, tapi kehadirannya tetap kokoh. Aroma parfum yang familiar, gardenia dan sesuatu yang berbau kayu, memenuhi indra penciumanku.

“Oh, oh, hati-hati, nak,” katanya sambil tertawa. “Nenek tidak sekuat dulu saat kamu sering...

Masuk dan lanjutkan membaca