Bab 846 Memperluas ke Pasar Baru

Raut wajah Farel menggelap. "Membiarkan aset Grup Djaya tetap utuh sudah merupakan sebuah kelonggaran, semata-mata karena Pak Mardi itu ayahnya Mega."

Wahyu mengangguk. "Baik, Pak Pramana. Akan segera saya urus."

Farel mengibaskan tangan, memberi isyarat agar asistennya itu keluar. Begitu Wahyu me...

Masuk dan lanjutkan membaca