Bab 160

Setelah beberapa lama, Alya akhirnya bersuara. “Kakek.”

Suaranya tidak keras, tapi jelas dan tegas. “Aku bisa.”

Ia menoleh ke Rangga, tatapannya tenang bertemu dengan mata Rangga yang mendadak dingin. “Pak York, semua proyek yang selama ini aku pegang sudah aku serahterimakan. Nggak akan ada masal...

Masuk dan lanjutkan membaca