Bab 22

Rapat itu pada akhirnya ditutup dengan suasana yang getir.

Darren menatap punggungnya yang menjauh, mengepalkan tangan begitu keras sampai bara di dadanya tak lagi bisa ditahan. Ia menghantamkan tinjunya ke ranjang.

Hari ini adalah hari pertama studio itu resmi beroperasi. Meski Alya datang agak t...

Masuk dan lanjutkan membaca