Bab 222

Cedric nggak mau kalah. Rahangnya mengeras, mata menantang seperti api. Dengan tubuh yang remuk, ia memaksa diri menjalani latihan itu lagi dan lagi.

Rekaman audio membeberkan napasnya yang tersengal-sengal, diselingi suara para terapis yang tenang memberi semangat.

Videonya tidak panjang—cuma beb...

Masuk dan lanjutkan membaca