Bab 223

“Mas Cedric nggak bakal mau aku lihat dia dalam keadaan memalukan begini, jadi tolong, jangan bilang siapa-siapa kalau aku sempat mampir.”

Alya merapatkan bibir. Senyumnya getir, seperti ada rasa pahit yang tertahan di ujung lidah.

Cedric memang tak pernah ingin ia datang. Tapi Alya tak sekalipun ...

Masuk dan lanjutkan membaca