Bab 76

“Kamu dari tadi ngomongnya khawatir sama Kayla, tapi malah nerobos masuk ke ruang tunggu ini bawa orang segambreng. Sekarang ruangannya jadi kosong begini—nggak merasa wajib jelasin ke semua orang?” Suara Dimas tajam, tuduhannya kentara.

Wajah Lili seketika pucat. Bibirnya bergetar, mencari-cari ja...

Masuk dan lanjutkan membaca