Bab 230 Aku ingin lebih bersamamu

Dia mencium pipiku, aku merinding saat dia mencium leherku dengan lembut dan mencium kembali pipiku.

"Lucky?" bisikku pelan.

"Ya, penyihirku." jawabnya dengan napas hangat di telingaku.

"Sejauh ini kamu pacar yang cukup hebat." kataku sambil menggeliat di sampingnya.

Dia tertawa pelan, "Aku tahu...

Masuk dan lanjutkan membaca