Laporan DNA

Ciumannya lambat, namun penuh gairah. Bibirnya mengklaim setiap inci dari mulutku dengan kelembutan yang mengirimkan gelombang listrik melalui nadiku.

Aku mengerang, erangan keras dari dalam tenggorokanku yang mengkhianati kebencianku padanya. Ditarik dari kedalaman paru-paruku yang sakit. Sakit—ciu...

Masuk dan lanjutkan membaca