98: Pemungutan suara.

Matahari baru saja mengintip di garis cakrawala ketika si pengintai kembali.

Kondisinya kacau—celananya penuh tanah, ponsel masih digenggam, wajahnya seperti orang yang lari semalaman dan tetap saja nggak mau jadi orang pertama yang buka mulut.

“Bane geraknya cepat,” katanya tanpa basa-basi. “Tim ...

Masuk dan lanjutkan membaca