110: Rencananya.

Bastian memulai pagi itu seperti orang yang sudah menulis tamatnya—tamat yang tak satu pun dari kami ingin capai.

“Kita serang dia hari ini,” katanya begitu muncul di area perkemahan, langkahnya mantap seperti orang yang sudah memutuskan segalanya sendirian. Begitu berhenti di depan kami, matanya s...

Masuk dan lanjutkan membaca